Aura bagi banyak orang adalah cahaya dari manusia. Bagi para ilmuwan aura adalah pancaran energi. Aura ini berbentuk radiasi warna halus yang mengelilingi makhluk hidup. Setiap warna menandakan getaran tertentu yang memiliki arti yang berbeda.
Bagi kebanyakan orang, aura hanya bisa dilihat oleh mata batin dan orang yang memiliki kemampuan spiritual, tetapi sebenarnya orang awam bakan orang biasa yang sama sekali tidak pernah bergelut dengan dunia mistis sebelumnya pun sebenarnya bisa melihat aura dengan mata telanjang. Karena sebenarnya aura bersifat ilmiah dan bisa dijelaskan.
Warna aura pun beragam. Diantaranya merah, jingga, kuning, hijau, biru, merah jambu, ungu, putih, emas, perak, abu-abu, cokelat, dan hitam. Setiap warna pun ada artinya masing-masing.
Melihat Aura dengan Jari Tangan
Cara melihat aura yang pertama yaitu dengan menggunakan jari tangan Anda. Berikut inilah tata caranya:
- Carilah dinding yang berwarna putih kemudian duduklah dengan tenang pada jarak 0,5 m dari dinding
- Tarik nafas dalam-dalam, tahan selama mungkin, dan hembuskan secara perlahan. Ulangi sebanyak 3 kali
- Gosoklah kedua telapak tangan Anda hingga terasa hangat kemudian satukan atau kepalkan kedua telapak tangan Anda
- Letakkanlah kedua tangan yang masih menyatu 30 dari mata dengan latar belakang dinding berwarna putih
- Renggangkanlah secara perlahan kepalan tangan tersebut hingga saling menjauh
- Perhatikanlah antara kedua ujung jari Anda akan mengeluarkan garis cahaya putih. Itulah pancaran aura. Bisa juga warnanya tidak putih, tetapi warna lain. Hal itu bergantung pada jenis warna aura yang sedang Anda lihat. Karena setiap orang memiliki warna aura yang berbeda.
Melihat Aura Dengan Telapak Tangan
Teknik kedua untuk melihat aura yaitu dengan media telapak tangan. Cara ini pun juga sangat mudah dan begitu sederhana. Masih menggunakan media dinding putih untuk bisa melihat aura dengan telapak tangan. Inilah caranya:
- Tariklah nafas dan gosokkanlah kedua telapak tangan sama halnya dengan cara sebelumnya
- Tempelkanlah salah satu telapak tangan pada dinding yang berwarna putih
- Tariklah nafas, tahan sejenak, dan hembuskanlah secara perlahan
- Lepaskanlah telapak tangan dari dinding putih tersebut
- Kemudian amatilah bekas telapak tangan yang tertinggal di dinding putih tersebut
- Jika Anda melihat warna apa pun yang menempel pada di dinding, maka itulah yang namanya aura. Namun, lama kelamaan warna aura akan laurt dalam aura alam sehingga tak lagi terlihat
Melihat Aura Diri Sendiri
Teknik melihat aura ini agak berbeda dengan cara melihat aura dengan jari tangan atau telapak tangan. Meski sama-sama menggunakan media tembok putih juga, tetapi cara ini pun menggunakan bantuan cermin sebagai media tambahan. Lebih jelasnya, berikut ini langkah-langkahnya:
- Letakkanlah cermin besar di hadapan Anda. Duduklah dengan tenang dan nyaman
- Usahakan latar belakang dinding berwarna putih dan penerangan berupa lampu neon
- Tariklah nafas sebanyak mungkin dan tahanlah selama mungkin. Ulangilah sebanyak 5 kali
- Tataplah bayangan diri Anda sendiri yang ada di cermin. Usahakan pandangan mata tidak melihat tubuh maupun bayangan tubuh, tetapi lihatlah batas tepian kepala dengan latar belakang dinding putih
- Setelah pandangan mata Anda fokus, secara perlahan dari kepala dan bahu akan keluar cahaya aura Anda. Sinar yang pertama kali terlihat, biasanya berwarna putih. Warna putih biasanya bukan merupakan warna aura Anda yang sesungguhnya, melainkan dari warna aura itu sendiri yang sesungguhnya
- Tataplah terus dan masih fokus sampai Anda melihat warna lain yang tidak berubah. Jika Anda melihat warna lain selain warna putih, berarti itulah aura Anda.
Melihat Aura Orang Lain
Teknik terakhir ini adalah cara melihat aura orang lain yang ingin Anda lihat. Masih menggunakan media tembok atau dinding berwarna putih karena itu adalah cara termudah untuk melihat aura bagi pemula atau orang awam. Berikut ini tata cara melakukannya:
- Mintalah bantuan seseorang akan menjadi objek untuk berdiri di depan dinding berwarna putih
- Usahakanlah penerangan di dalam ruangan dibuat remang-remang atau agak redup
- Berdirilah sekitar 3 meter di depan objek.
- Fokuskanlah pandangan mata Anda pada bagian tetapi kepala dan bahu objek
- Secara perlahan akan keluar sinar aura dari tepi kepala objek
- Fokuskanlah pandangan mata pada seluruh tepian tubuh objek, maka seluruh tubuh objek pun akan memancarkan warna aura
Anda belum tentu bisa melihat aura hanya dengan sekali latihan. Teruslah berlatih, maka dengan segera Anda pun bisa melihat aura. Hal itu memang diperlukan latihan agar Anda benar-benar bisa melihat aura dengan baik.
source: http://mastersalam.com/melihat-aura/