Labels

Wednesday, 24 April 2013

Bahaya Terlalu Sering Mengonsumsi Mie Instan


Mie.... anda suka makan mie seperti saya? Jika ya, anda wajib berhati-hati karena bakal kena tilang kalo gak pake helm....lol..maksudnya karena mie sangat  berbahaya jika dikonsumsi terus-menerus apalagi dalam jangka waktu yang lama. 



Sejarah Mie

Indonesia merupakan negara ke-2 terbesar pengonsumsi mie di dunia setelah Cina. Mie awalnya ditemukan dan dibuat di Cina yang kemudian menyebar keseluruh dunia. Termasuk Indonesia. Mie sendiri merupakan makanan yang terbuat dari bahan dasar tepung terigu dari gandum, sagu, beras atau dari bahan dasar lainnya yang umumnya  dari bahan dasar makanan pokok. Yang kemudian diolah menjadi bentuk kecil pipih memanjang. Di Indonesia sendiri mie banyak diolah lebih lanjut ke berbagai jenis olahan makanan. Antara lain : Mie ayam, Mie Tek Tek, Soto, Campuran pada Bakso, Mie Instan dengan berbagai rasa dimulai dari rasa kari, ayam, soto, gulai, rendang, sate dan lain – lain.
Melihat bahan dasar mie yang terbuat dari tepung gandum, beras, sagu, dan lain – lain, seharusnya mie juga termasuk makanan sehat seperti halnya bahan bakunya yaitu gandum, beras, maupun sagu. Lalu kenapa beberapa penelitian mengajurkan untuk tidak mengonsumsi mie dalam jumlah yang banyak dan intensitas yang terlalu sering ? Ini dikarenakan mie pada zaman dahulu dengan mie zaman sekarang sudah berbeda.
Kandungan yang terdapat dalam mie instan sekarang adalah campuran yang terdiri dari tepung, minyak sayur,  garam dan bahan-bahan tambahan berupa natrium karbonat atau kalium karbonat yang berfungsi untuk mengatur keasaman, natrium polifosfat yaitu bahan untung pengemulsi atau penstabil, tartrazine yaitu zat pewarna kuning dan bumbu-bumbu mie yang selain cabe dan garam ada zat-zat tambahan seperti MSG (monosodium glutamat) sebagai penguat rasa dan lilin untuk melapisi permukaan mie yang berfungsi agar mie tidak lengket satu sama lain. Selain mie itu sendiri, ada pula bumbu mie yang banyak mengandung garam, cabe, dan bumbu-bumbu lain. Bumbu mie instan juga tak lepas dari zat aditif makanan seperti MSG yang berfungsi sebagai penguat rasa.



Bahaya Makan Mie Instan

Beberapa penyakit berikut ditengarai akibat terlalu banyak makan mie instan.


Penyebab kanker


Mie instan banyak mengandung zat aditif seperti MSG yang bisa menjadi pemicu kanker dalam tubuh. Banyak kasus nyata tentang orang yang sakit dan diduga disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi mie instan. Karena itu, sebaiknya Anda pun mulai mengurangi mengonsumsi makanan ini.


Chinese restaurant syndrome


Bahaya makan mie instan yang satu ini lebih mirip keracunan. Hal ini disebabkan oleh MSG yang terdapat pada bumbu mie instan. Ada beberapa orang yang tidak tahan dengan MSG, lalu kemudian merasa pusing dan sesak nafas. Namun penyakit ini tidak terlalu fatal, karena akan sembuh setelah 2-3 jam kemudian.

Kerusakan jaringan otak

Mengonsumsi mie instan terus-menerus sama dengan menumpuk zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh dan efeknya bisa merusakkan sel-sel jaringan otak. Akibatnya, akan terjadi penurunan transmisi sinyal dalam otak. Selain itu, kerusakan jaringan sel otak ini juga akan memicu penyakit-penyakit lain seperti stroke atau keumpuhan.
Terlalu sering mengonsumsi mie instan ternyata dapat pula menimbulkan beberapa penyakit berbahaya seperti gangguan pencernaan, kanker, bahkan kerusakan jaringan otak. Penyakit –penyakit ini timbul karena dipicu oleh zat-zat kimia yang terkandung dalam mie instan tersebut.





Mengapa kalau kita merebus mie instan, mie tersebut terlihat mengkilap, kenyal dan tidak lengket satu dengan yang lainnya? Ini karena mie telah dilapisi dengan zat berupa lilin. Lilin inilah yang sangat berbahaya bagi kesehatan, karena tubuh kita butuh waktu yang sangat lama untuk mencerna lilin ini, yaitu tiga hari, bayangkanlah, untuk satu kali mengkonsumsi mie instan, tubuh kita membutuhkan waktu tiga hari untuk mencernanya, sedangkan  pencernaan kita harus juga bekerja mencernakan makanan-makanan lain yang kita konsumsi, maka apa jadinya kalau kita terlalu sering mengkonsumsi mie instan ini. Lilin akan menumpuk dan pencernaan kita akan semakin kepayahan menjalankan tugasnya sehingga mengambil asam lambung untuk membantu proses pencernaan, inilah yang mengakibatkan terjadinya gangguan asam lambung, selain itu tumpukan-tumpukan lilin yang tidak dapat dicerna akhirnya merusak jaringan-jaringan ditubuh kita sehingga menimbulkan penyakit kanker berupa kanker hati, kanker usus dan leukimia, terlebih lagi dengan ditambahkannya bahan-bahan berupa MSG yang semakin menyuburkan kanker bak menyiram air kedalam tanaman. Bukan itu saja, bahaya mie instan akibat terlalu sering mengkonsumsi  dalam jangka panjang yang notabene menumpuk zat-zat kimia berbahaya, efeknya akan merusak sel-sel jaringan otak juga, akibatnya transmisi sinyal dalam otak menjadi menurun sehingga bisa memicu penyakit-penyakit lain seperti pelupa (pikun), stroke, bahkan kelumpuhan.





Nah sekarang anda semua sudah tahu kan apa-apa saja bahaya yang terkandung dalam nikmatnya mie, cobalah berpikir dua kali eh lima kali ketika anda ingin menjadikan mie sebagai makanan utama anda.

Ini saya persembahkan terutama untuk: anak-anak kos yang suka makan mie, untuk paman-paman mie 'keringat' yang suka mangkal di pengkolan atau pertigaan jualan mie goreng, untuk mbak-mbak kantin yang jualan mie, untuk stasiun televisi yang suka memengaruhi masyarakat lewat iklan mie-nya, untuk mahasiswa yang sudah tahu bahaya mie tapi tetap aja doyan mie (gue banget), serta terakhir untuk mie-mie yang selalu disalahkan padahal ia sama sekali tak tahu apa-apa.....LOL :D


Semoga bermanfaat.

No comments :