Apakah anda merasa diri anda pintar atau anda merasa diri anda bodoh, ya...pintar dan bodoh merupakan dua hal yang berlawanan, tapi tahukah anda sometimes stupid is better than smart?
berikut beberapa kalimat yang menyatakan bahwa orang bodoh 'kadang' lebih baik dari orang pintar. ini saya kutip dari om Mario Teguh.... check this one out!
Orang
bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis, Agar
bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil
boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.
Orang
bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak
pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan
orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
Orang
pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mencari kerja. Orang
bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang
diajukan orang pintar.
Orang
bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka dia menyuruh orang pintar untuk
membuatnya.
Orang
bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH). Oleh karena itu orang
bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.
Orang
bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,sementara itu orang pintar percaya.
Tapi
selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi
toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.
Orang
bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan panjang-panjang
oleh orang pintar.
Walhasil orang orang pintar menjadi staf-nya orang bodoh.
Saat
bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang
berkerja.
Tapi
orang-orang pintar DEMO.
Walhasil orang-orang pintar ‘meratap-ratap’ kepada
orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.
Tapi
saat bisnis orang bodoh maju, orang pintar akan menghabiskan waktu untuk
bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu
untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
Mata
orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata
orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.
Bill
gate (Microsoft), Dell, Henry (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem
Sioe Liong (BCA group). Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat (S1),
tapi kemudian menjadi kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan
puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.
PERTANYAAN
:
> Mendingan jadi orang pinter atau orang
bodoh??
> Pinteran mana antara orang pinter atau
orang bodoh ???
> Mana yang lebih mulia antara orang pinter
atau orang bodoh??
> Mana yang lebih susah, orang pinter atau
orang bodoh?
jadi, Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama
tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
Jadilah
orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh. Kata kunci nya
adalah ‘resiko’ dan ‘berusaha’, karena orang bodoh perpikir pendek maka dia
bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang
pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia
tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut. Dan mengabdi pada orang bodoh…
Dimanakah
posisi anda saat ini…?
No comments :
Post a Comment